Sekuntum kenanga terayun-ayun basah
Jutaan tasbih di langit baru saja usai basahi bumi
Dengan kepaknya yang lembut
kupu-kupu datang coba merayu
Tapi kenanga tengah sibuk meneguhkan tangkainya
Sebab kuntum masih terbungkus bulir-bulir rinai
Bukan masa yang tepat menyambut jamuan
Kupu-kupu pun berlalu pasrah
Kau termangu di bibir jendela rumahmu
Menatap ikhtiar cinta yang demikian indah
Ada harap kupu-kupu kembali bertandang
Bila saja kenanga usai meneguhkan tangkainya
Setelah Langit kembali merona
Dan sebaris pelangi melengkung indah
kau pun disergap gusar
Mengapa Kupu-kupu tak kunjung datang?
Padahal kenanga telah menebar semerbak
Siap menyambut jamuan yang tertunda
Hingga akhirnya gusarmu perlahan terkikis
Cemburu itu memang ada
Dalam setiap riwayat cinta....